Sabtu, 23 Februari 2019


Untuk masyarakat yang tinggal di perkotaan, suka kangen enggak sih liat pemandangan gunung dan sawah juga suasana sejuk yang biasanya sepaket itu?

Nah, saya punya rekomendasi tempat lumayan bagus nih, Mak. Di satu kawasan vila ini, kita bisa nemuin langsung pemandangan gunung, sawah, kebun, suasana tenang khas alam pedesaan juga hawa sejuk tentunya.

Hamparan sawah yang menyambut kedatangan kami (foto:dokpri)


Tampilan beberapa tipe vila (foto:dokpri)


Nama vilanya, "Degung Hillside View Resort."

Perkenalan dengan vila ini awalnya memang tidak disengaja. Bermula dari obrolan serba-serbi di grup obrolan keluarga besar orangtua, tercetuslah rencana untuk mengadakan reuni keluarga besar (ada 3 generasi) sekaligus berlibur bersama. Tak jauh-jauh, Puncak, Jawa Barat menjadi pilihan tepat mengingat hari libur anggota keluarga yang kebanyakan berprofesi sebagai karyawan hanyalah Sabtu dan Minggu.

foto:dokpri

Rencana berlibur pun semakin bulat. Pilihan jatuh di sebuah vila daerah Tapos. Beralamat di Desa Cibedug, jalan Babakan Ciaul, Tapos, Ciawi Bogor, vila ini terletak tidak jauh dari gerbang tol Ciawi, membuat kami yang saat itu berlibur saat periode libur panjang hari Natal tidak perlu bermacet-macet ria dan hanya butuh waktu 1 jam untuk sampai di tempat tujuan (saat itu jalur menuju Puncak Pass macet total). Letaknya memang agak tersembunyi, jadi ketika kami sampai di sana, agak bingung juga karena Googlemap menunjukkan bahwa kami sudah sampai di tempat tujuan. Tapi mana vilanya ya, batin saya sambil celingak-celinguk. Setelah bertanya dengan penduduk sekitar, ternyata kami memang sudah sampai. Hanya perlu belok kanan sedikit, kelihatan deh pintu gerbang besar berwarna hitam.


Area parkirnya luass banget (foto:dokpri)

Sampai di sana, tenyata view-nya okee banget. Satu paket lengkap untuk pemandangannya, semua ada di sini. Ada sawah, kebun, juga penampakan gunung Pangrango membentang terlihat jelas dari kawasan vila ini.

Viewnya baguss (foto:dokpri)


Degung Hillside juga memiliki beberapa tipe cottage, di antaranya :


  1. Kecapi , 
Vila dengan 1 kamar tidur ini memiliki beberapa fasilitas seperti AC, air panas untuk mandi, LCD TV, peralatan membuat teh/kopi, perlengkapan mandi, dan tipe kamar yaitu non-smoking room. Harganya sekitar Rp 800.000/malam sudah termasuk sarapan untuk 2 orang. Di setiap unit tipe Kecapi terdapat private gazebo untuk bersantai dengan total ada 5 unit dengan tipe ini.


      2. Suling

Vila berisi 3 kamar tidur ini memiliki fasilitas yang hampir sama dengan tipe Kecapi. Dengan harga Rp 1.600.000/malam, pemandangan bagian terasnya menghadap langsung ke area kids high ropes, lapangan bermain bola dan juga persawahan. Total terdapat 2 unit untuk tipe ini.


     3. Saron
Tipe Saron yang kami tempati (foto:degunghillside.com)

Nah, waktu itu saya menginap di tipe vila ini. Dengan biaya sebesar Rp 4.200.000/malamnya, kami mendapat 8 kamar tidur yang tersebar di 2 lantai. Fasilitas di dalamnya pun hampir sama dengan 2 tipe unit sebelumnya. Perbedaannya terletak pada ruang kumpul keluarga yang terbilang luas dilengkapi magic jar, dispenser dan meja makan untuk santap bersama. Total ada 2 unit untuk tipe ini.

Resto di samping kolam renang (foto:dokpri)
Beda ya tampilan kolam renangnya saat malam hari (foto:dok kakak sepupu)

Resor ini juga memiliki area bermain outbound untuk anak-anak, kolam renang untuk anak dan dewasa, juga lapangan bola. Mobil safari juga tersedia untuk mengantar penghuni vila keluar masuk dari area parkir mobil vila menuju pintu gerbang vila yang jaraknya lumayan jauh.

Si Kakak tampak happy bermain outbound (foto:dokpri)


Oh iya, di masing-masing vila tidak ada dapur ya, Mak. Jika kita membawa bahan mentah makanan dan ingin dimasak, kita bisa meminta bantuan petugas resto vila untuk menggoreng atau merebusnya. Sebagai tanda terima kasih, kita bisa memberi tip seikhlasnya untuk petugasnya.

Foto keluarga dulu yaa. Sayang banyak yang ga ikutan, ada yang lagi bobo, di kamar dll (foto:dokpri)


Kelebihan vila ini karena jaraknya yang tidak jauh dari Jakarta, untuk mendapatkan suasana tenang khas pedesaan, kita enggak perlu pergi jauh bermacet-macetan seperti jika kita menuju Puncak Pass yang padat pengunjungnya. 

Renovasi di beberapa titik tidak dirasa mengganggu mengingat beberapa kelebihan yang dimiliki vila ini.

Sebelum pamit pulang, tak lupa foto-foto lagi (foto:dokpri)


Foto dulu, Makk. Jarang-jarang ketemu sawah kayak gini (foto:dokpri)


Coretan Eva . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | Free Blogger Templates