Langsung ke konten utama

Nonton Bareng Film Teachers Lewat Aplikasi Film STRO TV

 

Sejak pandemi datang, banyak kebiasaan yang sebelumnya rutin dilakukan di luar rumah mulai dari bekerja, sekolah sampai dengan hobi menjadi lebih aman dilakukan secara daring. Salah satunya kebiasaan nonton film di bioskop pun beralih menjadi nonton film di rumah.

Seperti beberapa hari lalu, saya berkesempatan menonton pemutaran film perdana berjudul Teachers yang dilakukan secara virtual. Tepatnya pada tanggal 8 Januari 2021 lalu, screening fim Teachers di jam 19.00 yang dihadiri oleh semua cast & crew, rekan-rekan media, blogger beserta ratusan penonton terpilih yaitu para fans serta subscribers STRO.



Meski virtual dan dilakukan dari rumah masing-masing, streaming film ini terasa tetap menyenangkan. Sambutan dari sutradara film Teachers yaitu Sarjono Sutrisno menjadi pembuka screening film kali ini dan dilanjutkan dengan tukar sapa dan salam perkenalan dari pemeran utama dan beberapa cast yang terlibat di dalamnya.

 

Alur Film Teachers

Film Teachers berkisah tentang kehidupan dua pemeran utama cantik yaitu Agnes (Yova Gracia) dan Meg (Estelle Linden). Dengan latar belakang profesi yang berbeda, Agnes ebagai seorang polisi dan Meg sebagai seorang guru, keduanya dipertemukan di sebuah sekolah dasar saat Agnes sedang menjalankan tugasnya untuk mengungkap sindikat narkoba terselubung yang dicurigai terjadi di sekolah tempat Meg mengajar.

Kekompakan di antara keduanya sebagai partner dalam mengungkap kasus pun terasa natural, lucu dan seru untuk ditonton. Film bergenre action comedy ini semakin seru dan mengundang tawa saat ditonton dengan kemunculan beberapa komedian senior seperti Tarzan , Epy Kusnandar & Rizki Mocil. Kehadiran beberapa cameo seperti Teddy Syah, Garry Iskak dan beberapa cast terkenal lainnya juga mampu menjadi kejutan di tengah keseruan cerita yang berlangsung.



Film yang disutradarai Sarjono Sutrisno ini merupakan salah satu original movie hasil kolaborasi SAS Film,SKYLAR PICTURES & STRO yang dihadirkan khusus untuk STRO.

STRO itu sendiri adalah sebuah Aplikasi layanan streaming yang dapat diunduh dan diakses melalui  android, iOs ataupun via browser web. Lewat STRO saya pun bisa melakukan streaming Indonesia dan memutar film-film karya rumah produksi terbaik dari Indonesia seperti Skylar Pictures, Aletta Pictures, SAS Film dan termasuk STRO Original Movies dan Original Series produksi negeri sendiri. Cukup dengan Sepuluh ribu Rupiah, pelanggan sudah bisa menikmati aplikasi premiumnya dan menikmati beraneka film di dalamnya.

Dan tanpa terasa, film berdurasi 80 menit ini tiba di penghujung cerita. Bagi saya, film ini bisa menjadi hiburan yang tepat untuk ditonton bersama keluarga. Saya dan keluarga yang menonton bersama  malam itu sangat excited dengan alur cerita dan juga lakon para pemainnya. Namun, tetap harus diingat ya, Bun, meski film ini ramah anak dan bergenre action comedy, tentunya mendampingi anak saat menonton film ini harus tetap dilakukan ya, Bunda.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Buku Orang-Orang Bloomington

Untuk para pecinta buku dan sastra, pasti sudah hapal dengan sosok penulis buku satu ini, yaps, buku yang ditulis oleh penulis kenamaan Indonesia yaitu Budi Darma ini berjudul Orang-Orang Bloomington yang berisi kumpulan cerpen yang terinspirasi dari pengalaman penulis sendiri selama tinggal di Amerika terutama saat tinggal beberapa saat di Bloomington. Cover Buku Orang-Orang Bloomington Cerpen-cerpen di dalamnya memuat alur yang menarik dengan ending mengejutkan dan saya pun berusaha membuat resensinya yang ketika itu berhasil dimuat Koran Jakarta pada tanggal 30 November 2016. Oh iya, waktu mengirim resensi ini, judul awal saya buat sebagai Kompleksitas Masa Tua dan Nurani Manusia dan oleh pihak koran diedit sedikit untuk judulnya.  Berikut isi draft resensinya : Kompleksitas Konflik Kehidupan Manusia Bagi sebagian besar orang, kesepian dan seorang diri di masa tua menjadi momok menakutkan dalam hidup. Padahal jika direnungi lebih lanjut, pada hakikatnya menjadi tua adalah suatu keni

Kampanye #KejuAsliCheck Mengedukasi Cara Tepat Memilih Keju

Pertama kali membaca tagar #KejuAsliCheck di sosial media, jujur saya sempat tertegun dan bertanya-tanya sendiri, apa benar ada keju yang tidak asli.  Meski begitu, kampanye #KejuAsliCheck ini terdengar unik dan menggelitik saya untuk mencari tahu lebih jauh perihal keaslian sebuah keju. Sempat kepikiran juga apakah merk keju yang biasa saya dan keluarga konsumsi termasuk keju asli atau tidak. Jadi bikin kepo-lah intinya. Cari tahu lebih lanjut, saya pun baru tahu kampanye #KejuAsliCheck ini berasal dari keju KRAFT sebagai brand keju unggulan di Indonesia (Loh, loh, ini mah merk keju favorit saya). Keju KRAFT pun sebelumnya telah melakukan survei kepada konsumen. Dan hasilnya lebih dari 61% konsumen tidak mengetahui bahwa produk keju cheddar di pasaran tidak semuanya berbahan utama keju cheddar. Dari hasil survey ini pula, keju KRAFT menghadirkan kampanye #KejuAsliCheck agar para ibu bisa lebih  aware  dalam membaca label pangan pada kemasan keju terutama keju cheddar yang memang sanga

Dongeng Aku dan Kau dan Stimulasi Positif Tumbuh Kembang Anak

Setiap kali mendengar kata dongeng, saya akan langsung teringat dengan masa kecil dulu, saat-saat di mana ibu saya telaten membacakan dongeng sebelum tidur. Hal itu menjadi kebiasaan setiap malam dan lama kelamaan menjadi ritual wajib saya sebelum tidur. Saat ibu tidak sempat mendongeng, saya akan merasa tidak bisa tidur dan tetap menunggu di atas kasur sampai dongeng dibacakan.  Jadilah Bapak atau salah satu kakak saya akan membacakannya bergantian setiap kali ibu tak bisa. Selain bercerita tentang kisah para nabi, beberapa dongeng seperti Dongeng Kancil dan Pak Tani,  Gadis Kecil Berkerudung Merah, Boneka Pengupas Kacang adalah beberapa judul yang sering ibu bacakan setiap malam.  Dan acara virtual siaran pers bersama Dancow dengan tema Indonesia Mendongeng pada Kamis, 2 September lalu kembali mengingatkan saya pada masa kecil dulu yang erat dengan buku dan cerita.  Dan setelah peluncurannya pada 15 tahun lalu, Nestle Dancow kembali menghidupkan program dongeng Aku dan Kau untuk memb