Langsung ke konten utama

Sedia Payung Sebelum Hujan ; Asuransi Digital dari Astra Life Berfitur Cashless dengan Pembayaran Manfaat Sesuai Tagihan di ilovelife.co.id

Berdiri di depan konter administrasi rumah sakit, hati saya terkejut melihat nilai tagihan rawat inap si kecil selama 4 malam. Suatu siang yang mendung. Sepuluh tahun lalu, nilai itu sangatlah besar untuk saya, mencapai lima juta, cukup banyak untuk menguras tabungan yang ada. 

Diam-diam dan perlahan, riuh suara hujan yang cukup deras turun di hati dan pikiran saya. Tubuh rasanya basah kuyup karena tak ada payung yang melindungi. Mirip dengan suasana hati yang pasrah mengingat isi tabungan yang terkuras banyak untuk membayar biaya rumah sakit. Sempat kepikiran, andai kami punya asuransi saat itu.

Dan ternyata memang betul anggapan nikmatnya sehat baru akan terasa ketika seseorang sakit. Saat penyakit datang dan tubuh lemas tak berdaya, kesehatan akan menjadi hal mewah dan sangat berharga. Belum biaya dan tindakan yang harus dilakukan untuk pengobatan. Butuh pengorbanan untuk bisa kembali sehat.

Dalam kehidupan sehari-hari, tak sedikit masyarakat yang di masa sehatnya, malah sering lupa dan abai untuk menjaga kesehatan. Kesibukan bekerja dan segenap urusan lain yang dirasa lebih penting, sering dijadikan alasan untuk mengedepankan hal lain dibanding menjaga kesehatan yang sudah ada. 

Jangan Cuma Investasi Materi, Investasi Kesehatan Juga Penting

Sakit itu tidak enak dan sehat itu mahal nyata adanya. Karena saya sadar saat tubuh sehat, saya pun bisa melakukan apa saja dengan leluasa. Maka dari itu, investasi kesehatan juga tidak boleh dilupakan begitu saja. 

Investasi kesehatan yang saya maksud di sini bisa berupa :
1. Memilih untuk tidur cukup setiap harinya. Sebisa mungkin 7-8 jam agar tubuh cukup istirahat. Jauhi begadang apalagi dengan alasan untuk me time bermain HP yang tidak ada faedahnya. Wajib diingat, begadang dalam waktu lama bisa merusak daya tahan tubuh dan menimbulkan penyakit kronis di kemudian hari.

2. Menjaga makan. Ikhtiar saya untuk menjaga kesehatan lewat mulut berupa sebisa mungkin untuk tidak telat makan, mengurangi makanan pedas, tidak makan terlalu banyak, serta memperbanyak makan sayur dan buah. Klise tapi berdampak baik untuk kesehatan jangka panjang. 

3. Berolahraga. Awalnya pasti susah meluangkan waktu dan menumbuhkan niat untuk berolahraga. Alasan kesibukan lagi-lagi mengalahkan jatah waktu untuk hal ini. Padahal jika sudah terbiasa berolahraga, tubuh akan terasa segar dan fit serta lebih bersemangat dan ceria menjalani hari dengan adanya hormon endorfin yang meningkat setelah olahraga. Saya sudah mencobanya. Awalnya memang dipaksakan, tapi sekarang malah jadi terbiasa olahraga 4-5x dalam seminggu.

4.Memilih asuransi yang tepat sasaran sesuai kebutuhan. 

Untuk poin ke-4 ini, banyak orang kerap ragu untuk melakukannya. Kerap overthingking apa ada untungnya mengeluarkan uang untuk membayar premi asuransi. 

Memang pengalaman adalah guru yang berharga. Pengalaman kurang mengenakkan yang saya alami saat harus membayar tagihan biaya rumah sakit dan menyebabkan isi tabungan terkuras banyak, membuat kami tidak ingin mengalaminya lagi. Asuransi pun menjadi solusi perlindungan kesehatan untuk diri dan juga keluarga. 

Tapi meski begitu, banyak orang lebih memilih untuk menabung saja dibanding mengeluarkan uang untuk asuransi. Padahal asuransi dan tabungan berbeda fungsi dan nilai yang akan didapat di kemudian hari. 

Penjelasan singkatnya seperti ini. Dengan menabung, uang yang didapat nilainya pasti sama dengan jumlah uang yang disimpan. Misal menabung sebanyak 1 juta selama setahun, maka uang yang terkumpul setelah setahun sebanyak 12 juta. Saat musibah penyakit tiba-tiba datang, dan seseorang harus menjalani rawat inap atau pun tindakan medis lainnya, otomatis uang yang ada di tabungan akan terkuras habis atau malah tidak cukup untuk membayar biaya perawatan medis yang semakin naik setiap tahunnya. Ini sama seperti yang saya alami 10 tahun lalu.

Lain halnya jika seseorang mempunyai asuransi sebagai proteksi kesehatan untuk dirinya dan keluarga. Penyakit sifatnya selalu datang tiba-tiba, mengejutkan serta menimbulkan gemuruh hujan di dada. Anggap saja asuransi ini seperti payung yang melindungi dari derasnya hujan. Meski tetap akan terkena rintik hujannya, setidaknya tubuh tidak basah kuyup dengan keberadaan si payung tadi. Begitu juga dengan asuransi, meski tidak semua resiko kesehatan ditanggung biayanya, setidaknya ada poin-poin yang akan ditanggung oleh pihak asuransi. Beban biaya pun menjadi lebih ringan, yang sedang sakit pun bisa lebih fokus pada proses pengobatan.

Tapi jangan terburu-buru untuk memilih asuransi. Baca dan pahami baik-baik ketentuannya, serta benefit yang didapat apakah sesuai dengan nilai premi yang dibayarkan. Perkirakan juga besar nilai premi yang sesuai dengan kemampuan agar tidak memberatkan untuk dibayar setiap bulannya.

Ketahui Jenis Asuransi dan Kegunaannya

Pada umumnya, asuransi terdiri dari 2 macam berupa asuransi jiwa dan asuransi kesehatan.

Asuransi jiwa berfungsi sebagai proteksi bagi keluarga si pemegang polis dalam hal kesiapan dana jika si pemegang polis meninggal dunia karena sakit ataupun kecelakaan. Biasanya asuransi ini kerap dipilih oleh seorang kepala keluarga sebagai bentuk #LoveLife serta kasih sayang untuk keluarganya yang ditinggalkannya kelak saat ia wafat.

Sedangkan asuransi kesehatan bermanfaat untuk membiayai perawatan di rumah sakit mulai dari biaya rawat inap serta biaya perawatan medis. Hal ini sangat penting sebagai proteksi kesehatan keluarga. Namun jika belum bisa memilih antara keduanya, asuransi kesehatan bisa menjadi pilihan pertama untuk jaga-jaga menghadapi ujian berupa penyakit yang datangnya selalu tiba-tiba. 

Tentunya jangan asal pilih produk asuransi agar tidak menyesal di kemudian hari. Sebaiknya pilih asuransi kesehatan yang memiliki nilai manfaat melingkupi pembiayaan rawat inap, rawat jalan serta biaya perawatan medis lainnya.

Tunggu dulu, memang ada ya asuransi yang mencakup semua poin di atas tapi dengan nilai premi terjangkau?

Setelah saya mencari tahu lebih jauh, ternyata ada juga asuransi dengan premi terjangkau namun mampu mengcover semua hal di atas. Bahkan premi dari #AstraLife ini mulai dari 100 ribuan per bulannya atau dengan kata lain bisa diatur sesuai kebutuhan dan kemampuan penggunanya lewat kalkulator premi yang ada di website ilovelife.co.id. 

Untuk mengetahui nilai premi beserta jumlah manfaat yang didapat, cukup buka website ilovelife.co.id, lalu masukkan data yang diperlukan, tak lama kemudian akan muncul jumlah premi yang harus dibayarkan setiap bulannya. 

Sesuai namanya, Flexi Hospital & Surgical Protection dari #AstraLife ini terasa sangat fleksibel kalau menyangkut urusan premi. 

#TagihanRSjadiRingan dengan Keunggulan dari Flexi Hospital & Surgical Protection

Keunggulan dari asuransi ini di antaranya berupa :

1. Praktis dengan fasilitas Cashless. Fasilitas ini berupa penggunaan kartu yang bisa digunakan saat pemilik polis memerlukan perawatan medis di rumah sakit. Cukup tunjukan kartu tersebut ke petugas rumah sakit maka proses layanan kesehatan pun bisa segera didapat. Proses perawatan medis pun jadi lebih cepat, mengurangi lamanya proses pendaftaran, dan tentunya mempercepat proses pembayaran administrasi di rumah sakit. Sangat praktis dan membantu dalam situasi darurat.

2. Asuransi mengcover sesuai tagihan.
Yang dimaksud “sesuai tagihan” adalah pihak asuransi akan mengcover biaya perawatan medis sesuai tagihan dari rumah sakit. Jadi sebagai anggota asuransi Flexi Hospital & Surgical dari #AstraLife tidak perlu cemas lagi memikirkan tagihan perawatan karena akan dibayarkan oleh pihak asuransi sesuai tagihan yang tertera. Selama masih dalam plafon batas keseluruhan manfaat tahunan, biaya perawatan medis akan dibayarkan sesuai tagihan.

3.Mendapat keuntungan medical check up
Setiap 2 tahun sekali terhitung sejak tanggal polisnya aktif, pemilik polis bisa mendapatkan fasilitas berupa Medical Check Up. Fasilitas ini sangat berguna untuk mengetahui dan memantau kondisi kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Perlindungan Kesehatan yang Lengkap

Manfaat yang diberikan oleh Flexi Hospital & Surgical mencakup perlindungan kesehatan yang lengkap berupa :

1.Biaya kamar & akomodasi mencapai 2 juta per hari
2.Biaya kamar perawatan intensif
3.Biaya pembedahan
4.Kunjungan Dokter (umum & spesialis)
5.Aneka perawatan rumah sakit
6.Santunan tunai harian (BPJS Kesehatan)
7.Biaya Ambulans (Darat)
8.Perawatan sebelum rawat inap
9.Perawatan sesudah rawat inap
10.Fisioterapit termasuk Terapi Okupasi dan Terapi Wicara;
11.Rawat jalan darurat
12.Rawat jalan gigi darurat
13.Perawatan kanker rawat jalan (radioterapi dan kemoterapi)
14.Perawatan cuci darah/dialisis

Dengan batas keseluruhan manfaat tahunan cukup besar, mulai dari 50 juta hingga 300 juta, maka akan sangat membantu pemilik polis yang memerlukan perawatan medis berulang kali. 

Batasan usia pemegang polis mulai dari usia 18-60 tahun (ulang tahun terakhir). Untuk frekuensi pembayaran premi pun bisa disesuaikan mulai dari masa pembayaran setiap bulan, per 3 bulan, per 6 bulan dan per 1 tahun. Nilai premi jadi lebih hemat untuk yang memilih membayar setiap 1 tahun sekali. 

Nyamannya menggunakan asuransi kesehatan sebagai proteksi kesehatan di masa depan memang harus dipikirkan dan dimulai dari sekarang. Literasi tentang asuransi secara tenang dan 'merangkul' juga harus diperluas mengingat masih banyaknya masyarakat yang belum paham tentang kegunaan asuransi di masa depan. Banyak orang masih merasa keberatan tentang nilai premi yang harus dibayar di awal tapi manfaatnya besar banget si kemudian hari. Karena itu edukasi tentang asuransi bisa ditambah dengan membaca lebih banyak hal tentang ragam asuransi atau bisa juga follow dan klik Instagram @ilovelife.co.id @astralifeid untuk lebih tahu program lebih lanjut dari Astra Life.

Berasa paket lengkap banget ya ikut asuransi Flexi Hospital & Surgical Protection. Sudah premi terjangkau, proteksi dapat, keuangan keluarga pun tetap aman dan nyaman. 

Sumber : 
https://ilovelife.co.id/


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resensi Buku Orang-Orang Bloomington

Untuk para pecinta buku dan sastra, pasti sudah hapal dengan sosok penulis buku satu ini, yaps, buku yang ditulis oleh penulis kenamaan Indonesia yaitu Budi Darma ini berjudul Orang-Orang Bloomington yang berisi kumpulan cerpen yang terinspirasi dari pengalaman penulis sendiri selama tinggal di Amerika terutama saat tinggal beberapa saat di Bloomington. Cover Buku Orang-Orang Bloomington Cerpen-cerpen di dalamnya memuat alur yang menarik dengan ending mengejutkan dan saya pun berusaha membuat resensinya yang ketika itu berhasil dimuat Koran Jakarta pada tanggal 30 November 2016. Oh iya, waktu mengirim resensi ini, judul awal saya buat sebagai Kompleksitas Masa Tua dan Nurani Manusia dan oleh pihak koran diedit sedikit untuk judulnya.  Berikut isi draft resensinya : Kompleksitas Konflik Kehidupan Manusia Bagi sebagian besar orang, kesepian dan seorang diri di masa tua menjadi momok menakutkan dalam hidup. Padahal jika direnungi lebih lanjut, pada hakikatnya menjadi tua adalah suatu keni

Kampanye #KejuAsliCheck Mengedukasi Cara Tepat Memilih Keju

Pertama kali membaca tagar #KejuAsliCheck di sosial media, jujur saya sempat tertegun dan bertanya-tanya sendiri, apa benar ada keju yang tidak asli.  Meski begitu, kampanye #KejuAsliCheck ini terdengar unik dan menggelitik saya untuk mencari tahu lebih jauh perihal keaslian sebuah keju. Sempat kepikiran juga apakah merk keju yang biasa saya dan keluarga konsumsi termasuk keju asli atau tidak. Jadi bikin kepo-lah intinya. Cari tahu lebih lanjut, saya pun baru tahu kampanye #KejuAsliCheck ini berasal dari keju KRAFT sebagai brand keju unggulan di Indonesia (Loh, loh, ini mah merk keju favorit saya). Keju KRAFT pun sebelumnya telah melakukan survei kepada konsumen. Dan hasilnya lebih dari 61% konsumen tidak mengetahui bahwa produk keju cheddar di pasaran tidak semuanya berbahan utama keju cheddar. Dari hasil survey ini pula, keju KRAFT menghadirkan kampanye #KejuAsliCheck agar para ibu bisa lebih  aware  dalam membaca label pangan pada kemasan keju terutama keju cheddar yang memang sanga

Dongeng Aku dan Kau dan Stimulasi Positif Tumbuh Kembang Anak

Setiap kali mendengar kata dongeng, saya akan langsung teringat dengan masa kecil dulu, saat-saat di mana ibu saya telaten membacakan dongeng sebelum tidur. Hal itu menjadi kebiasaan setiap malam dan lama kelamaan menjadi ritual wajib saya sebelum tidur. Saat ibu tidak sempat mendongeng, saya akan merasa tidak bisa tidur dan tetap menunggu di atas kasur sampai dongeng dibacakan.  Jadilah Bapak atau salah satu kakak saya akan membacakannya bergantian setiap kali ibu tak bisa. Selain bercerita tentang kisah para nabi, beberapa dongeng seperti Dongeng Kancil dan Pak Tani,  Gadis Kecil Berkerudung Merah, Boneka Pengupas Kacang adalah beberapa judul yang sering ibu bacakan setiap malam.  Dan acara virtual siaran pers bersama Dancow dengan tema Indonesia Mendongeng pada Kamis, 2 September lalu kembali mengingatkan saya pada masa kecil dulu yang erat dengan buku dan cerita.  Dan setelah peluncurannya pada 15 tahun lalu, Nestle Dancow kembali menghidupkan program dongeng Aku dan Kau untuk memb